banner 728x250

Sejumlah Tokoh Minta Kapolres Binjai Tindak Tegas Akun Bodong Di Medsos

Binjai – Sejumlah tokoh ulama dan adat di Kota Binjai, Sumatera utara meminta tindakan tegas Kapolres Binjai, AKBP Mirzal Maulana terhadap akun bodong atau fake yang beredar bebas di media sosial. Pasalnya para oemilik akun bodong tersebut dengan cuatannya sudah menimbulkan kegaduhan ditengah masyarakat Kota Binjai.

Hal ini disampaikan Ustadz Sofyan Abbas Al Bantani, yang merupakan tokoh ulama di Sumatera Utara.

Menurut Ustadz Sofyan Abbas Al Bantani, selain meapresiasi Kapoldasu dan Kapolrestabes Medan, pria yang kerap terlibat dalam kegiatan keagamaan ini secara khusus juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Binjai, AKBP Mirzal Maulana. 

Menurutnya, walau belum genap setahun menjabat sebagai Kapolres Binjai (dilantik Desember 2025 lalu) namun Perwira Menengah Polri yang siap melepaskan jabatannya karena mendapat promosi sebagai Wakil Kepala Sekolah Polisi Negara Polda Metro Jaya ini selalu bertindak tegas dalam memberantas segala perbuatan yang melanggar hukum. 

“Apresiasi tentunya patut diberikan kepada Bapak Kapoldasu dan Bapak Kapolrestabes Medan atas kinerjanya dalam memberantas segala bentuk kejahatan dan maksiat seperti narkoba, judi dan kejahatan kriminal lainnya,” ucap Ustadz Sofyan Abbas Al Bantani, Selasa (7/7/2026) sore. 

“Terkhusus buat Kapolres Binjai, saya juga meapresiasi beliau dalam memberantas peredaran narkoba, judi dan kejahatan lainnya sehingga Kota Binjai menjadi aman dan kondusif,” sambungnya. 

Namun belakangan ini, Ustadz Sofyan Abbas Al Bantani mengaku sangat menyesalkan dengan munculnya beberapa narasi yang terkesan menggiring opini seolah olah Kota Binjai tidak kondusif. 

“Munculnya beberapa narasi belakangan ini yang muncul di media sosial Tiktok yang kami duga merupakan akun palsu, tentunya dapat meresahkan masyarakat. Hal ini tentunya tidak bisa dibiarkan begitu saja,” tegas Ustadz Sofyan Abbas Al Bantani. 

Sebab menurutnya, narasi yang ada di akun tersebut dinilai berpotensi memecah belah masyarakat sehingga warga tidak nyaman. 

Untuk itu, ia pun meminta jajaran Kepolisian seperti Kapoldasu dan Kapolres Binjai, agar dapat bertindak tegas dengan mengungkap orang orang yang berlindung di akun palsu tersebut. 

“Ini tidak bisa dibiarkan. Sebab kami anggap ini sebagai bentuk kejahatan karena seolah olah membuat narasi bahwa Binjai tidak aman dan kondusif. Kondisi ini tentu berdampak kepada masyarakat. Bahkan dapat menghambat perekonomian karena warga takut keluar pada malam hari,” tegasnya.  

“Tindak tegas dan berikan hukuman sesuai perbuatannya agar kepercayaan masyarakat kepada polisi terus meningkat,” ujar Ustadz Sofyan Abbas Al Bantani sembari menegaskan bahwa jajaran Kepolisian pasti mampu untuk menangkap para pelaku kejahatan yang berlindung di akun fake tersebut.

Hal senada juga disampaikan Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah. Menurut ulama yang vokal dalam menyuarakan kebenaran ini, munculnya beberapa akun palsu (akun fake) tentunya dapat menimbulkan meresahkan masyarakat. 

“Tentunya kita memberikan apresiasi kepada Kapolres Binjai yang sudah baik dalam bekerja memberantas segala bentuk kejahatan seperti narkoba, begal maupun judi. Namun kinerja beliau seolah tercoreng dengan munculnya akun palsu yang belakangan ini bermunculan. Sebab hal itu dapat memicu ketidaknyamanan warga,” ucap Sanni. 

Untuk itu, Sanni pun berharap kepada Kapolres Binjai beserta jajaran, dapat menindaktegas para pelaku dibalik akun palsu tersebut yang dinilai dapat menimbulkan kekisruhan di Kota yang sudah aman dan kondusif ini. 

“Kami tentunya berharap kepada Bapak Kapolres Binjai beserta jajaran dapat menindak tegas orang orang yang ada di balik akun palsu itu agar warga merasa aman dan Binjai tetap menjadi kota yang kondusif,” harap Sanni Abdul Fattah. 

Sebagai masyarakat Kota Binjai, tokoh agama ini juga berharap kepada Kapolres Binjai dapat mendengarkan keluhan masyarakat. 

“Kami percaya kepada beliau dapat menyelesaikan permasalahan ini. Apalagi saat ini, kami juga percaya kalau beliau selama menjabat sebagai Kapolres Binjai bertindak tegas dan amanah dalam menjalankan tugasnya,” demikian tutup Sanni Abdul Fattah diakhir ucapannya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Laskar Melayu Kota Binjai, Wan Abdurrahman juga menyampaikan hal yang sama. Menurutnya, Mirzal Maulana merupakan sosok yang patut dicontoh buat para Polisi yang kedepannya menjabat sebagai orang nomor 1 di Polres Binjai. 

Selain tegas, AKBP Mirzal Maulana menurut pria yang akrab disapa Uncu ini merupakan sosok yang ramah terhadap masyarakat dan tekun beribadah. 

Namun diakhir jabatannya (AKBP Mirzal Maulana dipromosikan untuk menduduki jabatan sebagai Wakil Kepala Sekolah Polisi Negara Polda Metro Jaya) Uncu menduga ada yang berniat untuk mencoreng apresiasinya dengan memunculkan narasi seolah olah Binjai tidak aman dan tidak kondusif. 

“Beberapa hari ini belakangan ini, saya melihat di media sosial Tiktok bermunculan narasi yang seolah olah Binjai tidak aman yang sengaja disebar oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab. Kenapa saya katakan seperti itu?! Karena saya menduga akun tersebut merupakan akun palsu atau akun fake alias akun bodong,” ujar Wan Abdurrahman. 

Hal seperti itu menurut pria yang juga merupakan Tokoh masyarakat Melayu Kota Binjai ini tidak bisa dibiarkan begitu saja.

“Ini tentunya sangat berdampak terhadap masyarakat. Selain warga Binjai, masyarakat dari luar kota pun takut untuk singgah ke Kota Binjai karena dianggap tidak aman,” tegasnya. 

Keseriusan pihak Kepolisian, khususnya Polres Binjai dalam menindaktegas orang orang yang berlindung di akun fake yang dapat memicu kekisruhan tersebut tentunya sangat diharapkan oleh warga. 

“Selama ini Binjai aman dan kondusif. Namun dengan adanya beberapa akun bodong yang terkesan menggiring opini seolah Binjai tidak kondusif, tentunya sangat berdampak. Bukan tidak mungkin Binjai dinilai menjadi tempat yang tidak aman dan tidak kondusif,” tegas Uncu. 

Untuk itu, ia pun meminta kepada Aparat Penegak Hukum, khususnya Polres Binjai, bertindak tegas dengan menangkap para pelaku yang berlindung di akun palsu itu.

“Saat ini warga Binjai sudah merasa aman. Tapi dengan munculnya narasi yang seolah Binjai tidak aman, tentu dapat meresahkan warga,” ujarnya. 

Sebagai masyarakat, Uncu pun percaya kepada AKBP Mirzal Maulana beserta jajarannya dapat mengungkap para pelaku tersebut. “Kami warga Binjai selalu mendoakan yang terbaik untuk keamanan masyarakat. Kami juga percaya Bapak Kapolres Binjai dapat mengungkap para pelakunya agar Binjai tetap aman dan kondusif,” harap Wan Abdurrahman diakhir ucapannya. (dyt).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: